UTS DOKUMENTASI DAN PERPUSTAKAAN
Nama : Salwa Izzati K
Kelas : PB2C
1. Secara fisik dan tertulis dokumen memiliki fungsi vital bagi profesi suatu pekerjaan. Coba jelaskan tentang dokumen secara fisik dan tekstual serta berikan contoh.
Kelas : PB2C
1. Secara fisik dan tertulis dokumen memiliki fungsi vital bagi profesi suatu pekerjaan. Coba jelaskan tentang dokumen secara fisik dan tekstual serta berikan contoh.
Jawab : dokumen fisik adalah dokumen yang menyangkut materi ukuran, berat, tata letak, sarana dan prasarana. Sementara dokumen tekstual adalah dokumen yang menyajikan informasi dalam bentuk tertulis. Misal majalah, buku, katalog, surat kabar.
2. Dokumen merupakan bahan yang sering digunakan dalam melaksanakan pekerjaan jurnalistik sehingga dapat menyajikan sebuah berita lebih komfrehensif. Silakan jelaskan apa yang dimaksud dengan dokumen.
Jawab : dokumen adalah segala sesuatu yang ditulis maupun dicetak sebagai bukti atau keterangan.
3. Dalam mendokumentasikan data atau rekaman peristiwa biasanya dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Coba jelaskan perbedaan antara dokumen dan dokumentasi.
Jawab : dokumen adalah bendanya (yang ditulis maupun dicetak) sementara dokumentasi adalah cara yang dilakukan untuk menyediakan dokumen-dokumen menggunakan bukti. Dengan kata lain perbedaannya yakni :
Dokumen : difokuskan pada benda atau informasinya, bukan merupakan unit kerja, bersifat pasif, isi dokumen terbatas pada informasi yang terdapat pada dokumen sendiri, digunakan sebagai alat bukti, dan menunjang penelitian.
Dokumentasi : difokuskan pada pengelolannya/kegiatannya, merupakan unit kerja, bersifat aktif, isi dokumentasi bisa berupa dokumen, buku-buku, dan alat-alat audio visual, mengolah dan menyiapkan dokumen baru, menyiapkan keterangan untuk penelitan.
4. Bagi pekerjaan jurnalistik dokumen adalah sarana obyektif sebagai pendukung dalam mengungkapkan sebuah fakta. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Dokumen? Bagaimana perbedaan dengan arsip?
Jawab : dokumen adalah segala sesuatu yang ditulis maupun dicetak sebagai bukti atau keterangan. Bisa juga diartikan sebagai suatu yang tertulis atau tercetak dan segala benda yang mempunyai keterangan-keterangan dipilih untuk dikumpulkan, disusun, disediakan atau untuk disebarkan. Sementara arsip adalah rekmaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk. Arsip tidak hanya berupa dokumen berbentuk kertas yang tunggal maupun kelompok (berjilid) tapi arsip juga berupa rekaman informasi dalam berbagai media sesuai dengan perkembangan zaman, contoh dari arsip tersebut dapat berupa kaset, CD/DVD, atau media lainnya sesuai dengan perkembangan zamannya. Dan untuk penyerahan arsip itu sendiri tidak harus dari suatu badan atau organisasi baik pemerintah maupun swasta tapi bisa juga dari perorangan.
5. Dalam pekerjaan jurnalistik setiap saat kita ditugaskan untuk menyajikan berita dan terkadang peristiwa yang kita sajikan memiliki kaitan dengan peristiwa sebelumnya. Silakan Anda jelaskan bagaimana menyajikan berita tersebut sehingga pembaca memahami bahwa peristiwa yang sama pernah terjadi sebelumnya.
Jawab : berita tersebut dapat disajikan dengan melihat dokumentasinya. Karena setiap berita yang sudah pernah disajikan kepada pembaca pasti memiliki dokumen tersebut. Jadi proses selanjutnya adalah dengan melihat dokumentasi tersebut. Karena dengan adanya dokumentasi dapat memberikan informasi terkait dengan konten dokumen untuk pihak-pihak yang membutuhkannya. Selain itu juga sebagai bukti dan data yang terkait dengan informasi dalam dokumen. Setelah dilihat bukti itu dari dokumentasi maka berita itu bisa dikaitkan keterikatannya.
6. Silakan buat sebuah berita tentang suatu peristiwa yang dalam penyajiannya memerlukan beberapa dokumen.
Jawab :
Jangan Panik Hadapi Covid-19
JAKARTA - Penyebaran virus korona tipe baru atau Covid-19 terus meluas. Terlebih, di negara kita pun sudah ada pasien yang positif virus korona. Meski begitu, jangan panik. Ada kiat tersendiri untuk menghindari diri dari virus yang kini mewabah di seluruh dunia.
Virus korona adalah virus zoonosis yang menular dari hewan ke manusia. Virus ini juga bisa berasal dari manusia ke manusia lainnya. Dalam penularan sesama manusia, virus menyebar melalui percikan ludah saat bersin dan batuk yang akhirnya bisa menginfeksi saluran napas manusia. Walaupun begitu, masyarakat tidak perlu panik, tapi tetap waspada karena virus korona hanya menular bila terjadi kontak langsung dengan orang yang sudah lebih dulu mengidap korona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah mengimbau masyarakat untuk rajin cuci tangan. Tangan merupakan media utama untuk penyebaran virus dan bakteri, sebab tangan bisa menyentuh sumber penyakit dari hewan, antar manusia maupun benda mati. Salah satu hal penting untuk mencegahnya adalah dengan cuci tangan.
Studi menunjukkan cuci tangan yang baik adalah dengan detail dan menyeluruh. Mencuci tangan dalam waktu terlalu singkat dan tidak menggunakan sabun tidak akan memberikan manfaat yang maksimal. Sebab, bisa saja kuman atau bakteri itu masih hidup.
Para ahli mengungkapkan cuci tangan selama 20 detik mampu membunuh kuman atau bakteri. Menggosokkan tangan dengan sabun dan air secara efektif dapat menyingkirkan kotoran dan mikroorganisme pada kulit.
Selain itu, pencegahan yang paling efektif adalah dengan memperkuat antibodi pada diri kita sehingga kebal terhadap serangan virus, termasuk korona. Sistem imun menjadi pelindung vital bagi tubuh untuk dapat melawan penyakit. Tubuh memiliki sistem imun sebagai mekanisme alami untuk melawan ancaman dari masuknya benda asing dari luar.
Komentar
Posting Komentar